Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Kementerian
Informasi Brand
2+ Logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar) PNG & SVG Vector Kualitas HD

Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Kementerian Pariwisata PNG serta format SVG untuk kebutuhan desain, dokumen, dan publikasi digital. Anda juga dapat mengunduh logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar) PNG dengan Latar Belakang Transparan dalam resolusi tinggi (HD) secara gratis.
Download Logo Kemenpar PNG
Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:
| File Name | Kementerian Pariwisata (Kemenpar) |
| File Type | PNG, SVG |
| File Size | 18 KB - 220 KB |
Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar) atau tautan yang tersedia tidak dapat diakses, silakan laporkan melalui halaman Hubungi Kami.
Tentang Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia—sering disingkat Kemenpar—adalah kementerian pemerintah tingkat nasional yang bertanggung jawab atas kebijakan, koordinasi, dan arah strategis sektor pariwisata Indonesia. Secara praktis, Kemenpar membantu membentuk pengembangan destinasi, peningkatan layanan pariwisata, penguatan promosi serta kemitraan, hingga mendorong ekonomi kunjungan yang berkelanjutan agar manfaatnya dirasakan masyarakat lokal di seluruh nusantara.
Dalam perjalanannya, bentuk kelembagaan kementerian ini dapat berubah mengikuti periode pemerintahan, terkadang digabung dengan portofolio ekonomi kreatif dan di waktu lain berdiri lebih mandiri sebagai otoritas khusus pariwisata. Fleksibilitas struktur ini mencerminkan strategi nasional yang lebih luas: pariwisata bukan sekadar industri rekreasi, tetapi juga instrumen pembangunan wilayah, penciptaan lapangan kerja, diplomasi budaya, dan kepedulian lingkungan. Nilai inti yang umum ditekankan dalam kerja pariwisata sektor publik meliputi orientasi layanan, akuntabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan jangka panjang—menyeimbangkan pertumbuhan dengan perlindungan warisan budaya serta ekosistem alam.
Brand essence: Institusi publik tepercaya yang menyatukan destinasi Indonesia, budaya, dan standar layanan hospitality ke dalam satu narasi pariwisata nasional yang utuh.
Makna dan Sejarah Logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Lembaga publik di Indonesia umumnya mengikuti sistem visual yang mudah dikenali: lambang resmi (sering berakar pada simbol negara) yang dipadukan dengan identitas tipografi yang jelas untuk nama kementerian. Pendekatan ini dirancang untuk menyampaikan legitimasi, kesinambungan, dan kewenangan—terutama penting bagi kementerian yang berinteraksi dengan pemerintah daerah, lembaga internasional, serta pelaku industri pariwisata.
Dalam kerangka identitas ini, lambang berfungsi sebagai simbol brand utama, sementara wordmark yang menyertainya memperjelas institusi dan mendukung konsistensi di dokumen, signage, website, serta materi kampanye. Bahasa visualnya cenderung mengutamakan geometri yang kuat, komposisi seimbang, dan keterbacaan tinggi—karakter yang membuat logo tetap jelas pada ukuran kecil (kop surat, stempel, avatar media sosial) maupun aplikasi skala besar (backdrop acara, фасад gedung, booth pameran).
Kementerian yang terkait pariwisata juga kerap memasukkan isyarat visual yang terasa lebih terbuka dan ramah—misalnya bentuk dinamis, arah yang progresif, atau aksen warna yang lebih hidup—tanpa mengurangi kesan formal yang diharapkan dari institusi negara. Keseimbangan ini krusial: identitas harus terlihat kredibel untuk regulasi resmi dan dokumen pengadaan, sekaligus tetap approachable saat digunakan dalam konteks promosi yang mengundang publik menikmati destinasi Indonesia.
Bagi pengguna yang mencari aset seperti logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar), pertimbangan paling penting biasanya adalah akurasi (menggunakan artwork resmi yang benar), kejernihan (resolusi tinggi), dan kemudahan reproduksi (master vector yang bersih untuk berbagai output). Jika tersedia dalam vector format, lambang dapat diperbesar tanpa penurunan kualitas—ideal untuk kebutuhan cetak, signage, dan sistem identitas profesional.
Evolusi Logo
Berbeda dengan brand konsumen yang sering menyegarkan tampilan demi mengikuti tren, identitas instansi pemerintah umumnya berkembang karena restrukturisasi administratif dan inisiatif standarisasi, bukan karena “rebranding” estetika. Karena itu, perubahan identitas visual kementerian pariwisata cenderung terjadi melalui:
- Penamaan portofolio dan hierarki: Saat pariwisata dipasangkan dengan mandat lain (misalnya ekonomi kreatif), lockup tipografi dan konvensi penamaan dapat berubah untuk mengikuti nama resmi sesuai ketentuan hukum.
- Penyempurnaan sistem: Pedoman digital yang diperbarui dapat merapikan jarak, ukuran minimum, atau spesifikasi warna agar lambang tampil konsisten di layar maupun cetak.
- Sub-brand kampanye: Program promosi dapat menghadirkan mark pendamping dan tagline yang digunakan bersama lambang kementerian, sembari tetap mempertahankan simbol resmi inti sebagai penanda otoritas.
Dalam perspektif sejarah desain, ini merupakan contoh klasik identitas yang menekankan kesinambungan institusional. Sekalipun lockup mengalami penyesuaian, sistemnya biasanya tetap berpatokan pada konvensi lambang resmi agar publik cepat mengenali kementerian sebagai entitas negara yang formal.
Palet Warna Kementerian Pariwisata (Kemenpar)
Tidak ada kode hex resmi yang disertakan dalam brief sumber, dan warna identitas instansi pemerintah dapat bervariasi tergantung dokumen pedoman resmi, standar cetak, atau implementasi digital. Namun, kementerian umumnya menggunakan palet yang disiplin untuk menjaga kontras tinggi, aksesibilitas, dan reproduksi yang stabil. Jika Anda memerlukan nilai yang benar-benar presisi untuk tata kelola brand, rujukan paling aman adalah brand manual resmi atau master artwork yang dirilis melalui kanal resmi.
Untuk kebutuhan desain praktis (presentasi, UI mockup, dan visual kontekstual non-resmi), paletnya sering mencakup:
- Primary dark tone untuk kesan otoritatif dan keterbacaan (umumnya navy tua/hitam).
- Official accent colors yang terdapat di artwork lambang (jika ada).
- Neutral supporting tones (putih dan abu-abu) untuk layout yang bersih.
Jika Anda menyiapkan artwork untuk web, gunakan atau ekspor lambang dalam SVG agar tepi tetap tajam; untuk kebutuhan raster, pilih PNG dengan transparent background agar tidak muncul kotak putih yang mengganggu pada background berwarna. Banyak pengguna juga mencari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) SVG untuk kebutuhan skala profesional dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) PNG untuk penempatan cepat di dokumen.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1) Apakah saya bisa menggunakan logo Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk keperluan komersial?
Untuk penggunaan komersial, sebaiknya Anda meminta izin melalui kanal resmi yang sesuai. Sebagai identitas pemerintah, penggunaannya dapat dibatasi untuk mencegah kesan endorsement atau penyalahgunaan. Jika ragu, mintalah persetujuan tertulis dan ikuti aturan brand terkait penempatan serta konteks penggunaan.
2) Format file apa saja yang tersedia?
PNG dan SVG tersedia. PNG praktis untuk kebutuhan dokumen sehari-hari, sedangkan SVG ideal saat Anda membutuhkan artwork yang scalable dan siap cetak.
3) Apa makna simbol pada lambang resmi tersebut?
Sebagai lambang resmi, desainnya ditujukan untuk merepresentasikan otoritas negara dan tanggung jawab kelembagaan. Simbolisme yang terkait pariwisata umumnya dimaksudkan untuk menyampaikan identitas nasional, warisan budaya, serta peran kementerian dalam mengarahkan sektor; untuk interpretasi yang definitif, gunakan catatan pedoman resmi yang menyertai artwork.
4) Untuk cetak sebaiknya pilih PNG atau SVG?
Pilih SVG untuk cetak jika memungkinkan, karena garis tetap tajam pada ukuran berapa pun dan lebih mudah diadaptasi untuk output format besar. Gunakan PNG untuk kebutuhan cepat, cetak non-kritis, atau dokumen kantor ketika workflow vector tidak tersedia.
5) Apakah ada font resmi yang digunakan dalam identitas visual kementerian?
Banyak institusi pemerintah menstandarkan tipografi untuk menjaga kejelasan dan konsistensi, sering menggunakan sans-serif yang bersih agar modern dan mudah dibaca. Namun, font pastinya bergantung pada pedoman identitas resmi. Jika Anda perlu mencocokkan secara presisi untuk materi resmi, rujuk standar yang dipublikasikan kementerian atau template yang sudah disetujui.
Konten Dibuat oleh AI
Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.