Z
Zonalogo
Beranda Kementerian Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) logo

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Kementerian

5.0(388)
kemnaker.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 15
Diunduh 1
Aset 3
Diperbarui 10 Februari 2026

3+ Logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) PNG & SVG Vector Kualitas HD

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) logo png dark download
pngdark
logo
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) logo svg dark download
svgdark
logo
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) icon png dark download
pngdark
icon

Selamat datang di Zona Logo. Anda dapat mengunduh logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam format PNG dan SVG. Anda juga dapat mengunduh logo PNG dengan latar belakang transparan dalam resolusi tinggi (HD) secara gratis.

Download Logo Kementerian Ketenagakerjaan PNG

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol unduh untuk mendapatkan file yang diinginkan:

Nama File Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
Tipe File PNG, SVG
Ukuran File 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami masalah saat mengunduh logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) atau jika tautan yang disediakan tidak dapat diakses, Anda dapat melaporkannya melalui halaman Kontak Kami.

Tentang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia adalah lembaga pemerintah yang mengemban mandat negara di bidang ketenagakerjaan: mulai dari perumusan kebijakan, penyusunan standar dan norma, pengawasan, pembinaan hubungan industrial, hingga perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Dalam ekosistem pelayanan publik, institusi ini memegang peran strategis sebagai penghubung kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk mewujudkan pasar kerja yang adil, produktif, dan berdaya saing.

Secara historis, pengelolaan urusan perburuhan di Indonesia telah hadir sejak awal era kemerdekaan, ketika negara membangun perangkat kementerian untuk memastikan perlindungan tenaga kerja sekaligus menjaga kesinambungan produksi nasional. Seiring dinamika ekonomi dan transformasi industri—termasuk perubahan pola kerja, digitalisasi, serta tuntutan kepatuhan standar keselamatan—peran kementerian berkembang menjadi lebih luas: tidak hanya melindungi, tetapi juga memberdayakan, memfasilitasi penempatan kerja, dan mendorong peningkatan keterampilan melalui pelatihan berbasis kompetensi.

Nilai yang sering menonjol dalam praktik pelayanan dan komunikasinya meliputi kepastian hukum, perlindungan, kemitraan tripartit, serta orientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam ranah identitas visual, prinsip tersebut diterjemahkan menjadi simbol resmi yang menekankan kewibawaan negara, legitimasi, dan fungsi pelayanan publik.

Arti dan Sejarah Logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Identitas visual kementerian pada umumnya menggunakan official emblem negara sebagai penanda otoritas. Karena itu, simbol yang paling konsisten adalah lambang negara Garuda Pancasila yang menjadi representasi kedaulatan Republik Indonesia. Dalam konteks kementerian, Garuda tidak sekadar ornamen; ia menegaskan bahwa kebijakan, program, dan layanan yang disampaikan berada dalam kerangka konstitusi serta nilai Pancasila.

Di banyak materi resmi, lambang kementerian tampil sebagai gabungan antara Garuda dan penulisan nama institusi. Pilihan tipografi cenderung formal, mudah dibaca, dan berkarakter administratif—bukan untuk gaya semata, melainkan untuk memastikan keterbacaan pada dokumen hukum, papan layanan, situs web, hingga materi sosialisasi di lapangan. Pada praktik desain pemerintahan, pendekatan ini disebut sebagai identitas yang “normatif”: stabil, tidak mudah berubah, serta mengikuti standar penggunaan lambang negara.

Secara semiotik, Garuda memberi pesan tentang perlindungan (sayap yang membentang), ketegasan (postur tegas), dan persatuan (simbol nasional yang memayungi semua warga). Ketika ditempatkan pada konteks ketenagakerjaan, pesan itu berpadu dengan gagasan perlindungan hak normatif, keselamatan dan kesehatan kerja, serta upaya membangun hubungan industrial yang harmonis. Karena fungsi kementerian mencakup aspek regulasi dan penegakan, simbol yang kuat dan resmi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik.

Untuk kebutuhan publik, banyak pengguna mencari aset digital seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) logo agar dapat dipakai pada proposal, kegiatan pelatihan, kemitraan, atau publikasi yang relevan. Dalam situasi tersebut, penting memastikan file yang dipakai bersumber tepercaya, tidak mengalami distorsi, serta mengikuti pedoman penggunaan lambang negara dan institusi.

Evolusi Logo

Berbeda dari merek komersial yang sering melakukan rebranding, identitas visual lembaga negara cenderung evolusioner dan berbasis regulasi. Perubahannya biasanya terjadi pada tingkat sistem aplikasi: penataan ulang komposisi simbol dan teks, pembaruan standar tata letak untuk kebutuhan digital, atau penyesuaian resolusi agar konsisten di berbagai media. Dengan semakin masifnya kanal daring (situs layanan, portal informasi, materi edukasi, dan aplikasi), kebutuhan akan aset vector format menjadi lebih menonjol karena dapat diskalakan tanpa pecah.

Evolusi lain yang sering terjadi adalah penguatan pedoman penggunaan: jarak aman (clear space), ukuran minimum, larangan mengubah warna, serta aturan penempatan pada latar yang kontras. Pada materi publik, ini terlihat dari penggunaan latar putih atau bidang warna solid agar lambang tetap terbaca. Selain itu, kebutuhan transparent background pada file PNG juga meningkat karena memudahkan integrasi ke poster, presentasi, dan antarmuka digital tanpa kotak latar yang mengganggu.

Dalam identitas lembaga publik, konsistensi lebih penting daripada tren: simbol harus bertahan lintas pemerintahan, lintas media, dan lintas generasi pengguna.

Jika Anda memerlukan aset untuk kebutuhan desain, format seperti Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) PNG lazim dipakai untuk presentasi dan dokumen, sedangkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) SVG ideal untuk tata letak profesional, cetak besar, dan antarmuka web yang menuntut ketajaman pada berbagai ukuran.

Palet Warna Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Karena berakar pada lambang negara, palet warna umumnya mengikuti warna resmi Garuda Pancasila: dominasi emas/kuning keemasan pada tubuh Garuda, dengan aksen merah dan putih yang merujuk pada bendera nasional, serta elemen hitam pada detail tertentu. Namun, implementasi warna di materi kementerian dapat bervariasi tergantung standar reproduksi (cetak, digital, atau bordir) dan panduan internal.

Berikut rujukan perkiraan warna digital yang sering dipakai untuk mendekati tampilan umum lambang negara (catatan: untuk keperluan resmi, rujuk pedoman instansi atau spesifikasi pemerintah yang berlaku):

  • Emas/Keemasan (perkiraan): #C8A200 atau #D4AF37
  • Merah bendera (perkiraan): #CE1126
  • Putih: #FFFFFF
  • Hitam (teks/garis): #000000

Dalam praktik desain, penggunaan warna yang disiplin membantu menjaga wibawa simbol. Hindari gradien berlebihan, efek 3D, atau bayangan yang mengubah karakter resmi. Jika latar berwarna gelap, gunakan versi yang tetap menjaga kontras dan keterbacaan tanpa mengubah warna inti lambang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1) Apakah saya bisa menggunakan logo Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk keperluan komersial?

Untuk penggunaan komersial, sebaiknya Anda meminta izin resmi dan/atau klarifikasi tertulis dari pihak berwenang. Simbol institusi negara umumnya memiliki aturan penggunaan, terutama agar tidak menimbulkan kesan afiliasi palsu atau dukungan resmi terhadap produk/jasa tertentu.

2) Format file apa saja yang tersedia?

Umumnya tersedia PNG dan SVG. PNG cocok untuk penggunaan cepat di dokumen, sedangkan SVG (vektor) cocok untuk desain profesional karena tidak pecah saat diperbesar.

3) Apa makna utama simbol yang digunakan pada identitas visualnya?

Makna utamanya menegaskan otoritas negara, perlindungan warga, dan legitimasi kebijakan publik. Dalam konteks ketenagakerjaan, pesan tersebut terkait dengan perlindungan hak pekerja, kepastian regulasi, serta pembinaan hubungan industrial.

4) Mengapa saya disarankan memakai format vektor untuk kebutuhan cetak?

Format vektor menjaga ketajaman garis dan detail pada berbagai ukuran—mulai dari kop surat hingga spanduk besar. Ini penting karena lambang resmi memiliki detail halus yang mudah rusak jika hanya menggunakan gambar raster beresolusi rendah.

5) Apakah ada pedoman resmi tentang cara menempatkan lambang pada materi publikasi?

Biasanya ada pedoman internal atau ketentuan pemerintah mengenai penggunaan lambang negara dan identitas instansi: ukuran minimum, jarak aman, larangan distorsi, serta aturan latar. Untuk kegiatan resmi/kemitraan, rujuk pedoman instansi terkait agar tata letak, proporsi, dan warna tetap sesuai ketentuan.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Kementerian