Z
Zonalogo
Beranda Kementerian Kementerian Sosial
Kementerian Sosial logo

Kementerian Sosial

Kementerian

5.0(423)
kemensos.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 16
Diunduh 0
Aset 3
Diperbarui 7 Februari 2026

3+ Logo Kementerian Sosial PNG & SVG Vector Kualitas HD

Kementerian Sosial logo svg dark download
svgdark
logo
Kementerian Sosial logo png dark download
pngdark
logo
Kementerian Sosial logo png dark download
pngdark
logo

Selamat datang di Zona Logo. Anda dapat mengunduh logo Kementerian Sosial (Kemensos) dalam format PNG dan SVG. Anda juga dapat mengunduh logo PNG dengan latar belakang transparan dalam resolusi tinggi (HD) secara gratis. Halaman ini dirancang untuk membantu kebutuhan publik—mulai dari materi edukasi, publikasi layanan, hingga dokumentasi kegiatan—dengan tetap menghormati aturan penggunaan lambang dan identitas visual instansi pemerintah.

Download Logo Kementerian Sosial PNG

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol unduh untuk mendapatkan file yang diinginkan:

Nama File Kementerian Sosial Indonesia (Kemensos)
Tipe File PNG, SVG
Ukuran File 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami masalah saat mengunduh logo Kementerian Sosial atau jika tautan yang disediakan tidak dapat diakses, Anda dapat melaporkannya melalui halaman Kontak Kami.

Tentang Kementerian Sosial (Kemensos)

Kementerian Sosial Republik Indonesia (sering disingkat Kemensos) adalah lembaga pemerintah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sosial. Akar kelembagaannya berhubungan dengan masa awal kemerdekaan, ketika pemerintah membentuk struktur kementerian untuk menangani kesejahteraan rakyat, perlindungan kelompok rentan, serta penanggulangan dampak bencana dan konflik sosial. Dalam ekosistem tata kelola nasional, kementerian ini memegang peran strategis karena menjadi pengampu kebijakan perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, dan jaminan sosial tertentu sesuai mandat peraturan perundang-undangan.

Di tingkat layanan publik, institusi ini dikenal melalui program bantuan sosial (bansos) dan intervensi perlindungan sosial yang menargetkan keluarga miskin dan rentan, lansia, penyandang disabilitas, anak, serta korban bencana. Selain aspek bantuan, kerjanya juga mencakup peningkatan kapasitas melalui pendampingan, kerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas, serta jejaring filantropi dan relawan sosial. Nilai yang biasanya ditekankan dalam komunikasi institusionalnya adalah kemanusiaan, keadilan sosial, akuntabilitas, serta kehadiran negara bagi warga yang membutuhkan.

Arti dan Sejarah Logo Kementerian Sosial

Identitas visual kementerian-kementerian di Indonesia umumnya mengikuti tradisi lambang negara: bentuk official emblem yang bersifat heraldik, formal, dan mudah dikenali di dokumen resmi. Pada konteks Kemensos, simbol yang digunakan secara luas menampilkan elemen-elemen yang mengisyaratkan perlindungan, kepedulian, dan pengayoman—tema yang selaras dengan misi kesejahteraan sosial. Secara desain historis, pendekatan ini bukan semata estetika, melainkan strategi legitimasi: lambang yang stabil dan konsisten membantu publik mengasosiasikan layanan, program, dan pengumuman resmi dengan sumber yang terpercaya.

Dari sudut pandang sejarah desain, lambang instansi pemerintah Indonesia cenderung menekankan keterbacaan dan otoritas dibanding gaya minimalis komersial. Karena sering dipakai pada kop surat, stempel, papan nama, spanduk program, hingga antarmuka digital, simbolnya harus tetap jelas pada berbagai ukuran. Inilah mengapa versi vector format menjadi penting: detail garis dan bentuk dapat dipertahankan tanpa pecah ketika diperbesar. Di ranah digital, permintaan publik terhadap file seperti Kementerian Sosial PNG berlatarkan transparent background dan Kementerian Sosial SVG yang mudah diedit menjadi kebutuhan umum untuk presentasi, infografik, serta materi sosialisasi.

Secara semiotik, elemen perisai atau bentuk pelindung (bila hadir dalam lambang) lazim dimaknai sebagai perlindungan negara. Unsur flora, padi-kapas, atau motif kemakmuran sering merujuk pada kesejahteraan; sementara figur atau bentuk tangan (apabila digunakan) merepresentasikan bantuan, pengayoman, dan gotong royong. Tipografi pendamping pada identitas lembaga biasanya memakai huruf kapital yang tegas untuk memastikan keterbacaan dan kesan formal. Kombinasi elemen tersebut membuat Kementerian Sosial logo berfungsi sebagai penanda otoritas sekaligus jembatan komunikasi publik: ia memberi sinyal bahwa pesan yang dibawa berkaitan dengan mandat sosial negara.

Evolusi Logo

Dibanding merek komersial yang kerap melakukan penyegaran visual, identitas lembaga negara cenderung berevolusi secara bertahap. Pola perubahan yang lazim terjadi bukan penggantian total, melainkan standarisasi: perapian proporsi, penegasan garis, pembaruan file master digital, serta penyusunan pedoman penggunaan agar tampil konsisten di seluruh kanal komunikasi. Dalam praktiknya, evolusi juga dapat terlihat pada variasi aplikasi—misalnya peralihan dari cetak ke digital, penyusunan versi satu warna untuk kebutuhan cap/stempel, serta penyediaan versi dengan latar transparan untuk materi presentasi.

Transformasi besar biasanya muncul ketika pemerintah menerapkan sistem identitas yang lebih seragam antarkementerian, atau ketika kebutuhan layanan digital mendorong adaptasi agar simbol tetap terbaca di layar ponsel. Karena lambang instansi terkait aspek legal dan protokol, perubahan umumnya melibatkan proses penetapan yang ketat. Bagi publik, hasil evolusi ini paling terasa pada konsistensi tampilan: ukuran aman (clear space), larangan distorsi, serta pemilihan warna yang terstandar untuk menghindari perbedaan pada banner, seragam, kendaraan operasional, dan publikasi daring.

Palet Warna Kementerian Sosial

Karena informasi warna heksadesimal tidak disediakan pada brief, palet berikut disajikan sebagai perkiraan praktis yang umum dipakai pada reproduksi lambang instansi pemerintah. Untuk kebutuhan desain yang memerlukan akurasi tinggi (misalnya produksi cetak skala besar), sebaiknya rujuk pedoman identitas resmi atau file master dari sumber berwenang.

  • Hijau Tua (perkiraan): #1B5E20 — sering diasosiasikan dengan harapan, ketahanan, dan kesejahteraan.
  • Kuning Emas (perkiraan): #F9A825 — memberi kesan hangat, optimistis, dan berorientasi pelayanan.
  • Putih: #FFFFFF — melambangkan keterbukaan, kebersihan tata kelola, dan kejelasan informasi.
  • Hitam/Abu Gelap (teks/garis): #212121 — menjaga kontras dan keterbacaan pada berbagai media.

Dalam aplikasi digital, format PNG lazim dipilih untuk penggunaan cepat di dokumen atau slide, sementara SVG lebih ideal untuk desain responsif, pengeditan skala, dan integrasi UI. Jika Anda membutuhkan hasil yang rapi, pastikan Anda menggunakan aset dengan tepi halus, proporsi tidak berubah, dan latar belakang sesuai konteks (misalnya transparan untuk ditempel di atas foto kegiatan).

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1) Apakah saya bisa menggunakan logo Kementerian Sosial untuk keperluan komersial?

Disarankan untuk meminta izin resmi atau klarifikasi tertulis dari pihak berwenang. Lambang instansi pemerintah umumnya memiliki aturan penggunaan, terutama agar tidak menimbulkan kesan dukungan, afiliasi, atau endorsement yang tidak sah pada produk/layanan komersial.

2) Format file apa saja yang tersedia?

Format yang umum disediakan adalah PNG dan SVG. PNG cocok untuk penggunaan cepat, sedangkan SVG cocok untuk kebutuhan desain vektor yang skalabel.

3) Mengapa saya sebaiknya memilih format SVG dibanding PNG?

SVG adalah format vektor sehingga tidak pecah saat diperbesar dan lebih mudah disesuaikan untuk kebutuhan tata letak. Ini ideal untuk banner, infografik, dan materi desain yang memerlukan ketajaman di berbagai ukuran.

4) Apa makna simbol pada lambang Kemensos?

Secara umum, elemen pada lambang instansi sosial mempresentasikan perlindungan, kepedulian, dan pengayoman. Tafsir detail bisa berbeda tergantung komposisi elemen yang digunakan pada versi resmi; untuk makna paling otoritatif, rujuk keterangan identitas visual dari sumber pemerintah terkait.

5) Bagaimana cara memastikan penggunaan lambang tetap sesuai pedoman?

Gunakan file master yang bersih, hindari memiringkan/merenggangkan bentuk, jaga ruang aman di sekeliling simbol, dan pastikan warna tidak berubah drastis. Untuk publikasi resmi atau kegiatan yang membawa nama instansi, sebaiknya ikuti panduan identitas visual dan prosedur kehumasan setempat.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Kementerian