Z
Zonalogo
Komdigi logo

Komdigi

Kementerian

5.0(461)
komdigi.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 15
Diunduh 1
Aset 6
Diperbarui 14 Februari 2026

6+ Logo Komdigi PNG & SVG Vector Kualitas HD

Komdigi logo svg dark download
svgdark
logo
Komdigi logo png dark download
pngdark
logo
Komdigi icon svg dark download
svgdark
icon
Komdigi icon png dark download
pngdark
icon
Komdigi logo png light download
pnglight
logo
Komdigi icon png light download
pnglight
icon

Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Komdigi PNG serta format SVG untuk kebutuhan desain, dokumen, maupun publikasi digital. Tersedia juga logo PNG dengan Latar Belakang Transparan (Transparent Background) dalam resolusi tinggi (HD) yang bisa Anda unduh gratis.

Download Logo Komdigi PNG 

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:

Nama File Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)
Jenis File PNG, SVG
Ukuran File 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh logo Komdigi atau tautan yang tersedia tidak dapat diakses, Anda bisa melaporkannya melalui halaman Hubungi Kami.

Tentang Komdigi

Komdigi adalah nama yang umum digunakan oleh publik untuk Ministry of Communication and Digital Indonesia (dalam bahasa Indonesia: Kementerian Komunikasi dan Digital). Sebagai institusi pemerintah nasional, Komdigi memegang mandat ganda: memperkuat infrastruktur komunikasi sekaligus mempercepat transformasi digital agar warga, komunitas, dan lembaga dapat berpartisipasi secara aman dan efektif dalam masyarakat yang semakin terkoneksi.

Dari kantor pusatnya di Jakarta Pusat (Jln Merdeka Barat No. 9, Jakarta Pusat), kementerian ini berperan sebagai koordinator strategis di ranah komunikasi publik, kebijakan telekomunikasi, pengembangan kapabilitas digital, serta pembangunan ekosistem. Cakupan kerjanya meliputi peningkatan akses jaringan dan informasi, dukungan program literasi digital, kolaborasi dengan industri serta masyarakat sipil, hingga membantu membangun lingkungan digital yang tangguh untuk menjawab kebutuhan publik yang cepat berubah.

Pada intinya, nilai-nilai institusi ini menekankan inklusivitas (memastikan semua orang dapat mengakses sumber daya digital), kepercayaan (mendorong komunikasi dan tata kelola yang bertanggung jawab), serta inovasi (memungkinkan layanan dan kompetensi modern). Posisi ini menjadikan Komdigi bukan sekadar badan administratif—melainkan juga sebuah brand nasional yang perlu menyampaikan kejelasan, otoritas, dan aksesibilitas melalui identitas visual serta emblem resminya.

Makna dan Sejarah Logo Komdigi

Kementerian di Indonesia umumnya memiliki sistem identitas berlapis: emblem resmi untuk dokumen kenegaraan dan kebutuhan seremonial, serta simbol brand yang lebih fleksibel untuk kampanye publik, program digital, dan komunikasi yang berorientasi pada warga. Dalam konteks Komdigi, identitas ini harus berfungsi baik di konferensi pers, pengumuman layanan publik, materi literasi digital, website, hingga kolaborasi lintas-kementerian.

Walau detail artwork dapat berbeda tergantung penerapannya (misalnya versi berbasis seal vs. lockup kampanye), logika besar dari identitas visualnya selaras dengan tiga tujuan komunikasi:

  • Otoritas dan legitimasi: Identitas kementerian harus memancarkan kepercayaan institusional dan kedudukan hukum. Hal ini sering dicapai lewat geometri yang terstruktur, komposisi seimbang, serta motif yang identik dengan negara.
  • Konektivitas dan jaringan: Ranah komunikasi dan digital secara natural cocok dengan metafora visual seperti node, sinyal, garis saling terhubung, atau perlakuan tipografi modern yang memberi kesan cepat dan jelas.
  • Aksesibilitas publik: Kementerian yang dekat dengan warga membutuhkan bentuk huruf yang mudah dibaca, kontras kuat, serta logo yang skalabel dan tetap mudah dikenali di layar ponsel maupun media sosial.

Dari sudut pandang sejarah desain, banyak institusi publik bergeser menuju sistem identitas yang lebih fleksibel di era digital—beralih dari simbol yang sepenuhnya heraldik ke komponen responsive visual identity yang dapat dipakai di aplikasi, dashboard, dan grafis kampanye tanpa kehilangan kredibilitas institusi. Inilah mengapa pencarian aset seperti Komdigi PNG atau Komdigi SVG sering datang dari pendidik, tim media, hingga mitra yang membutuhkan file konsisten dan dapat digunakan ulang untuk publikasi multi-platform.

Evolusi Logo

Evolusi brand di sektor publik biasanya bersifat bertahap, bukan perubahan drastis. Alih-alih redesign radikal yang sering, kementerian cenderung menyempurnakan identitas melalui:

  • Standarisasi: Menetapkan aturan jarak, ukuran, dan penempatan yang jelas agar logo tampil konsisten di dokumen, overlay siaran, dan header website.
  • Digitalisasi: Memperluas pustaka aset dengan file raster dan vector berkualitas tinggi, sehingga hasil tetap tajam di ukuran apa pun serta mendukung kebutuhan UI modern.
  • Desain sistem: Menambahkan elemen pendukung—ikon, grid, pola, dan panduan tipografi—agar berbagai kampanye terasa satu keluarga meski emblem tampil kecil atau menjadi elemen sekunder.

Untuk institusi yang terkait langsung dengan prioritas digital nasional, evolusi praktis identitas sangat dipengaruhi perubahan kanal: apa yang dulu efektif untuk cetak dan signage kini harus tetap jelas pada ukuran favicon, di sudut livestream, dan di feed media sosial. Perubahan ini menjadikan artwork vector yang bersih serta ekspor PNG tanpa background semakin penting untuk penerapan yang cepat dan konsisten, terutama saat mitra perlu co-branding atau membuat infografik informasi publik dalam waktu singkat.

Jika Anda sedang mencari logo Komdigi dalam format yang mudah digunakan ulang untuk layout desain, komunikasi resmi, atau materi edukasi, file vector umumnya lebih disarankan karena skalabilitasnya, sementara file PNG sangat praktis untuk penempatan cepat di dokumen dan slide.

Palet Warna Komdigi

Tidak ada informasi warna brand resmi (nilai HEX) yang disertakan pada sumber. Dalam banyak sistem identitas pemerintahan, warna biasanya ditetapkan di dokumen pedoman brand dan dapat berbeda antara emblem formal (sering memakai tone yang berasosiasi dengan negara) dan palet kampanye digital modern (yang dapat memasukkan aksen lebih cerah dan bernuansa tech).

Sampai spesifikasi resmi terkonfirmasi, pendekatan paling bertanggung jawab adalah memperlakukan warna sebagai variabel sesuai konteks dan mengikuti praktik terbaik berikut:

  • Gunakan file resmi: Prioritaskan artwork yang terotorisasi untuk menghindari perubahan hue atau kontras yang tidak disengaja.
  • Jaga keterbacaan: Pastikan kontras memadai pada latar terang/gelap; gunakan versi monokrom hanya jika diizinkan.
  • Hindari “menebak” tone brand: Jika harus membangun set UI yang konsisten, dokumentasikan palet kerja secara internal dan siapkan penyesuaian ketika panduan resmi tersedia.

Jika Anda mendapatkan style guide dari kementerian atau mitra yang berwenang, Anda dapat memperbarui palet dengan kode HEX yang presisi beserta aturan penggunaan untuk background, tipografi, dan kepatuhan aksesibilitas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1) Apakah saya boleh menggunakan logo Komdigi untuk keperluan komersial?

Karena logo ini merepresentasikan institusi pemerintah, penggunaan komersial bisa dibatasi atau memerlukan persetujuan tertulis. Untuk penggunaan yang aman—terutama pada iklan, kemasan produk, atau endorsement—mintalah izin resmi melalui kanal kementerian atau kantor komunikasi terkait.

2) Format file apa saja yang tersedia?

Opsi unduhan yang umum meliputi PNG untuk penggunaan cepat di dokumen, serta SVG dalam format vector yang skalabel, siap cetak, dan ramah UI.

3) Mengapa banyak orang mencari PNG dengan latar belakang transparan?

PNG dengan latar transparan (tanpa background) memudahkan penempatan identitas visual pada slide, halaman web, dan poster tanpa kotak putih di sekeliling logo. Ini sangat berguna untuk pengumuman co-branding, banner acara, serta template media sosial yang memakai variasi warna background atau foto.

4) Font apa yang digunakan pada wordmark Komdigi?

Institusi publik sering memakai tipografi yang dikustomisasi atau sistem font pemerintahan yang distandarkan demi konsistensi dan aksesibilitas. Jika wordmark merupakan desain bespoke, jenis font yang tepat mungkin tidak dipublikasikan. Saat akurasi penting, rujuk pedoman brand resmi atau gunakan artwork yang disediakan alih-alih membuat ulang lettering.

5) Siapa yang mendesain identitas visual Komdigi?

Identitas kementerian kerap dikembangkan oleh tim komunikasi internal, unit desain negara, atau studio yang ditunjuk melalui proses pengadaan pemerintah. Kredit desain tidak selalu dipublikasikan. Untuk kebutuhan pencantuman kredit formal atau verifikasi, rujuk publikasi resmi, press kit, atau pernyataan komunikasi kementerian yang terkait dengan peluncuran identitas.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Kementerian