Lambang Kabupaten Aceh jaya
Aceh, Indonesia50

Lambang Kabupaten Aceh jaya
Download JPG
Download PNG
Pratinjau gagal dimuat. Silakan coba lagi.
Informasi File
- Format
- JPG, PNG
- Terakhir diperbarui
- 2 Okt 2026
Lambang Kabupaten Aceh jaya terdiri atas perisai segi lima berwarna dasar hijau yang memuat kubah masjid, bintang, padi dan kapas, rencong, kitab, kalam, gerigi roda, serta aliran sungai dan bentangan laut. Unsur-unsur tersebut menggambarkan nilai keagamaan, perjuangan, kehidupan masyarakat, dan potensi alam daerah.
- Bentuk dan warna dasar: Perisai segi lima melambangkan falsafah Pancasila dan ketahanan pertahanan daerah dalam kerangka NKRI. Warna hijau melambangkan kesejahteraan, kemakmuran, dan kesuburan alam Aceh Jaya.
- Kubah masjid dan bintang: Kubah masjid dan bintang bersudut lima melambangkan kehidupan masyarakat yang islami dan ketaatan menjalankan syariat Islam. Bintang juga menegaskan asas Pancasila.
- Kitab dan kalam: Kitab dan kalam atau pena melambangkan perhatian terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, dan syiar agama.
- Rencong: Rencong yang ditempatkan di bagian tengah melambangkan heroisme, kepahlawanan, keberanian, dan harga diri rakyat dalam mempertahankan daerah. Unsur ini juga mengingatkan pada kejayaan wilayah yang terbentuk dari sisa Kerajaan Negeri Daya.
- Padi dan kapas: Kedua unsur ini melambangkan kemakmuran, ketersediaan sandang dan pangan, serta cita-cita keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
- Gerigi roda: Gerigi roda mencerminkan semangat pembangunan, sektor industri, dan tekad untuk memajukan perekonomian daerah.
- Sungai dan laut: Aliran sungai dan bentangan laut menunjukkan kondisi geografis Aceh Jaya yang berbatasan dengan Samudra Hindia serta potensi bahari dan pariwisatanya.
- Tulisan pada pita: Pita putih bertuliskan "ACEH JAYA" menegaskan identitas administratif daerah. Warna putih melambangkan kesucian hati dan ketulusan masyarakat dalam membangun daerah agar mandiri dan jaya.
Kabupaten Aceh Jaya dimekarkan pada 2002. Lambang Kabupaten Aceh jaya memuat identitas sosiokultural, nilai keagamaan, perjuangan, dan potensi sumber daya alam daerah.
Wilayah Induk
Lihat lambang wilayah administratif induk untuk daerah ini.
Lambang ini sudah usang atau salah?












