Z
Zonalogo
Halal Indonesia logo

Halal Indonesia

Lembaga Pemerintah

5.0(416)
halal.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 10
Diunduh 0
Aset 4
Diperbarui 26 Februari 2026

4+ Logo Halal Indonesia PNG & SVG Vector Kualitas HD

download logo Halal Indonesia dark svg
svgdark
logo
download logo Halal Indonesia dark png
pngdark
logo
download logo Halal Indonesia hitam png
pngblack
logo
download logo Halal Indonesia putih png
pngwhite
logo

Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Halal Indonesia PNG serta versi SVG untuk kebutuhan desain, dokumen, dan publikasi. Tersedia juga logo PNG dengan Latar Belakang Transparan dalam resolusi tinggi (HD) yang bisa Anda unduh gratis.

Download Logo Halal Indonesia PNG

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:

File Name Halal Indonesia
File Type PNG, SVG
File Size 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh logo Halal png atau link yang tersedia tidak dapat diakses, Anda bisa melaporkannya melalui halaman Hubungi Kami.

About Halal Indonesia

Halal Indonesia merujuk pada ekosistem halal nasional Indonesia dan, dalam konteks resmi, kerangka jaminan halal yang didukung pemerintah untuk sertifikasi serta pelabelan halal—yang melayani konsumen, pelaku usaha, dan kebutuhan perdagangan internasional. Program ini berlandaskan rezim regulasi halal Indonesia yang diformalkan melalui Undang-Undang Jaminan Produk Halal (Undang-Undang Jaminan Produk Halal) yang disahkan pada 2014 dan dijalankan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama. Bersama Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang terakreditasi serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk penetapan fatwa, kerangka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar halal paling berpengaruh di dunia.

Sebagai identitas dalam kategori government agency category, Halal Indonesia bukan sekadar brand konsumen, melainkan sebuah trust mark: tanda yang menunjukkan kepatuhan terhadap persyaratan halal sekaligus mendorong nilai halal dan thayyib—yang bermakna boleh dan baik/berkualitas. Dalam penggunaan sehari-hari, halal paling sering dikaitkan dengan makanan dan minuman, namun dalam konteks regulasi cakupannya meluas ke kosmetik, farmasi, barang konsumsi, serta layanan tertentu bila relevan. Konsep thayyib menambahkan lapisan etika dan orientasi mutu: produk diharapkan bukan hanya “boleh”, tetapi juga layak, aman, dan bermanfaat.

Secara strategis, identitas ini bekerja ke tiga arah sekaligus: (1) melindungi konsumen domestik melalui standardisasi label dan pengawasan, (2) membantu bisnis mengomunikasikan kepatuhan secara mudah dikenali, dan (3) memperkuat kredibilitas Indonesia dalam perdagangan lintas negara ketika jaminan halal menjadi syarat akses pasar.

Meaning and History of the Halal Indonesia Logo

Emblem resmi untuk pelabelan halal di Indonesia dirancang agar tetap mudah terbaca pada ukuran kecil dan konsisten di berbagai media—mulai dari bahan kemasan, metode cetak, hingga penggunaan digital. Sebagai sebuah sistem desain, tanda ini menyeimbangkan religious semiotics dengan administrative clarity: sebuah mark harus menyampaikan makna “sesuai syariat” sekaligus berfungsi sebagai label resmi negara yang dapat diaudit dan ditegakkan.

Dari sudut pandang sejarah desain, bahasa visualnya merujuk pada tradisi panjang Arabic calligraphy dan bingkai geometris. Kaligrafi di sini bukan sekadar ornamen, melainkan “bukti makna” yang ringkas—menggunakan skrip yang memiliki otoritas budaya dalam tradisi keilmuan Islam. Bingkai geometris, umumnya berbentuk lingkaran, membantu simbol terbaca sebagai cap resmi, selaras dengan gaya segel birokrasi untuk sertifikasi dan inspeksi.

Secara interpretatif, emblem ini menyampaikan beberapa sinyal sekaligus:

  • Legitimasi: konstruksi menyerupai stempel memberi kesan verifikasi dan keterlacakan.
  • Kejelasan: bentuk kontras tinggi memudahkan pengenalan cepat pada label yang padat.
  • Universal: minim ketergantungan pada teks panjang sehingga mudah digunakan lintas bahasa dan wilayah.
  • Niat etis: gagasan halal yang dipasangkan dengan thayyib memosisikan label sebagai lebih dari sekadar “boleh”—juga tentang kualitas dan kepedulian.

Banyak pengguna mencari aset siap pakai seperti logo Halal Indonesia untuk kebutuhan mockup kepatuhan, konsep kemasan, materi edukasi, atau label UI. Saat Anda membutuhkan file master yang bersih untuk desain, pencarian seperti Halal Indonesia PNG atau Halal Indonesia SVG biasanya menandakan kebutuhan akan file raster dengan latar transparan atau format vector yang scalable untuk cetak dan tampilan responsif.

Evolution of the Logo

Pelabelan halal di Indonesia berkembang seiring perubahan tata kelola. Pada periode sebelumnya, label cenderung mengandalkan tanda yang terkait dengan otoritas keagamaan dan praktik pengawasan pangan yang sudah mapan. Ketika jaminan halal nasional dikodifikasi melalui UU 2014 dan struktur implementasi berikutnya, sistem identitas bergeser menjadi lebih terstandar dan dikelola negara—sehingga dapat diterapkan konsisten lintas industri serta didukung alur verifikasi digital.

Dalam praktik branding, “evolusi” ini biasanya terlihat pada empat area:

  • Standardization of proportions: aturan konstruksi yang lebih jelas untuk mencegah distorsi pada kemasan.
  • Improved small-size performance: penyederhanaan detail agar tetap terbaca pada tutup botol, sachet, dan label kecil.
  • System compatibility: kesiapan untuk database, verifikasi berbasis QR, dan publikasi multi-platform.
  • Governance alignment: penerapan yang selaras dengan peran BPJPH, LPH, dan MUI dalam proses jaminan.

Karena fungsinya sebagai segel resmi, bukan logo pemasaran, pembaruan umumnya mengutamakan kepatuhan dan kemudahan reproduksi dibanding estetika yang mengikuti tren. Ini menjaga kontinuitas—krusial bagi trust mark yang harus langsung dikenali konsumen.

Halal Indonesia Color Palette

Tidak ada kode hex warna brand resmi yang dicantumkan pada brief sumber, dan penggunaan di publik dapat bervariasi tergantung kebutuhan cetak dan media (tinta, emboss, kemasan monokrom, atau UI digital). Untuk tanda sertifikasi, penerapan monochrome lazim digunakan demi konsistensi lintas material serta menghindari pergeseran warna yang dapat mengurangi keterbacaan.

Jika Anda membangun design system yang merujuk pada emblem ini, pendekatan praktis adalah mendukung mode implementasi berikut:

  • Primary: Hitam (#000000) di latar terang untuk kontras maksimal.
  • Reverse: Putih (#FFFFFF) di latar gelap untuk aksesibilitas pada UI dan kemasan.
  • Single-ink variant: Satu spot color yang menyesuaikan keterbatasan kemasan (dikontrol brand), dengan simbol tetap utuh.

Catatan: Untuk label regulasi, jangan “mewarnai sesuai brand” pada segel kecuali pedoman yang berlaku secara eksplisit mengizinkannya. Perlakukan sebagai emblem resmi, bukan elemen dekoratif.

Frequently Asked Questions

1) Can I use the Halal Indonesia logo for commercial purposes?

Karena ini adalah tanda sertifikasi/jaminan resmi yang terkait regulasi, Anda sebaiknya meminta izin dan mengikuti aturan penggunaan dari otoritas terkait (seperti BPJPH serta dokumen pedoman yang berlaku). Jika ragu, mintalah klarifikasi tertulis sebelum menempatkannya pada produk, iklan, atau kemasan.

2) What file formats are available?

Di Zona Logo, aset yang dapat diunduh tersedia dalam format PNG dan SVG, mencakup kebutuhan raster (preview cepat, dokumen) dan kebutuhan vector (cetak, scaling responsif).

3) What does “halal” and “thayyib” mean in the context of this emblem?

Halal berarti diperbolehkan menurut hukum Islam, sedangkan thayyib menekankan aspek kebaikan/kelayakan—mutu, keamanan, dan kesesuaian untuk dikonsumsi atau digunakan. Emblem ini umumnya dipahami sebagai jaminan visual bahwa produk memenuhi persyaratan halal, dengan thayyib sering tersirat sebagai harapan etis dan berorientasi kesehatan yang lebih luas.

4) Who designed the official mark?

Tanda sertifikasi resmi biasanya dikembangkan melalui proses institusional, bukan dikreditkan kepada satu desainer yang tampil ke publik. Dokumentasi umumnya menekankan tata kelola, spesifikasi, dan penerapan yang benar. Jika Anda membutuhkan atribusi yang otoritatif, rujuk rilis resmi atau PDF pedoman yang diterbitkan oleh institusi penanggung jawab.

5) How should I place the emblem on packaging and digital interfaces?

Gunakan versi dengan kontras tinggi, sisakan clear space di sekitar simbol, hindari penambahan efek (bayangan, gradasi), serta jangan menggambar ulang atau mengubah proporsi. Untuk produk digital, utamakan format vector agar hasil tetap tajam; untuk dokumen dan mockup cepat, file raster dengan latar transparan biasanya sudah memadai.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Lembaga Pemerintah