Z
Zonalogo
Beranda Lembaga Pemerintah Arsip Nasional (ANRI)
Arsip Nasional (ANRI) logo

Arsip Nasional (ANRI)

Lembaga Pemerintah

5.0(367)
anri.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 10
Diunduh 0
Aset 3
Diperbarui 24 Februari 2026

3+ Logo Arsip Nasional (ANRI) PNG & SVG Vector Kualitas HD

download logo Arsip Nasional (ANRI) dark png
pngdark
logo
download logo Arsip Nasional (ANRI) dark png
pngdark
logo
download logo Arsip Nasional (ANRI) dark png
pngdark
logo

Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Anri PNG serta mendapatkan versi SVG untuk kebutuhan desain. Tersedia juga logo PNG dengan Latar Belakang Transparan dalam resolusi tinggi (HD) yang bisa Anda unduh gratis.

Download Logo Anri PNG

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:

Nama File Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)
Tipe File PNG, SVG
Ukuran File 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh logo Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atau tautan yang tersedia tidak dapat diakses, silakan laporkan melalui halaman Hubungi Kami.

Tentang Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI)

Arsip Nasional Republik Indonesia, yang luas dikenal dengan singkatan ANRI, adalah lembaga kearsipan nasional Indonesia sekaligus instansi pemerintah kunci yang bertanggung jawab menjaga warisan dokumenter bangsa. Mandat utamanya berfokus pada akuisisi, pengelolaan, pelestarian, serta penyediaan akses terhadap arsip negara dan arsip bernilai sejarah—materi yang menjadi fondasi akuntabilitas publik, kesinambungan administrasi, dan memori kolektif.

Dalam ekosistem pemerintahan yang lebih luas, ANRI berperan sebagai penjaga sekaligus penetap standar: menyusun kebijakan kearsipan, mendukung kepatuhan tata kelola arsip di berbagai badan publik, serta memastikan bukti penyelenggaraan pemerintahan tetap autentik, andal, dan dapat digunakan dari waktu ke waktu. Nilai-nilai institusi ini tercermin dalam cara ANRI memosisikan praktik kearsipan sebagai kepentingan publik—menyeimbangkan akses dengan keamanan, transparansi dengan pelestarian, serta pengelolaan arsip harian dengan perawatan budaya jangka panjang.

Secara organisasi, ANRI berada di persimpangan antara administrasi dan sejarah. Mulai dari surat resmi dan dokumen hukum hingga materi audiovisual serta media lainnya, kerja ANRI menjadikan arsip sebagai infrastruktur hidup untuk riset, pendidikan, dan kepercayaan sipil. Bagi pengguna yang mencari emblem resmi, simbol institusi, atau format vector untuk kebutuhan cetak dan digital, identitas visual ANRI merangkum tanggung jawab tersebut secara ringkas dan kuat.

Makna dan Sejarah Logo Arsip Nasional (ANRI)

Identitas visualnya dibangun dari dua elemen utama: logogram dan sistem tipografi yang memperkuat kejelasan serta wibawa institusional. Secara konsep, emblem ini menyederhanakan dua gagasan yang saling terkait: penyimpanan arsip dan garis waktu sejarah. Rujukan ganda ini penting—arsip bukan sekadar tempat menyimpan dokumen, melainkan bukti terstruktur yang memperoleh makna melalui urutan, konteks, dan kesinambungan.

1) Logogram: arsip sebagai garis waktu bukti

Simbol ini menggunakan rangkaian “baris” berirama yang terbaca seperti rak arsip yang tertata. Sekilas, ia dapat ditafsirkan sebagai tumpukan berkas kertas—isyarat yang langsung mengarah pada arsip berbasis dokumen. Namun, garis lengkung seperti lengkungan (arch) memperluas maknanya: ia menyiratkan keberadaan kaset audio dan koleksi audiovisual, menegaskan bahwa memori nasional disimpan dalam beragam media, bukan hanya di atas kertas.

Baris-baris berulang tersebut juga menyiratkan kesinambungan dari tahun ke tahun. Dalam istilah sejarah desain, repetisi sering menandakan sistem dan standar; di sini ia menjadi metafora bagi akuntabilitas yang terjaga sepanjang waktu. Struktur ini menyampaikan bahwa arsip bukan artefak yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari rantai bukti yang tertib, dipelihara agar tindakan pemerintah dapat ditelusuri, diverifikasi, dan dipelajari.

2) Tipografi: otoritas, keterbacaan, dan gerak maju

Tipografi diperlakukan sebagai mitra fungsional bagi simbol. Inisial ditampilkan dalam huruf kapital untuk menegaskan keandalan dan profesionalisme. Sistemnya merujuk pada tradisi sans-serif modernis—dipilih karena efisiensi dan keterbacaan tinggi, kualitas yang selaras dengan tujuan institusi agar informasi mudah ditemukan dan digunakan. Dokumentasi sumber sering mengaitkan perlakuan huruf ini dengan Futura MD BT berkat kejernihan modernnya, sementara logotype juga kerap dideskripsikan menggunakan Gotham Medium untuk menghadirkan kesan kokoh dan elegan.

Selain itu, gaya wordmark disebut mengadopsi konstruksi light-italic. Italic, yang secara historis digunakan untuk penekanan dan pergerakan, secara halus menyampaikan ketangguhan dan momentum: sebuah institusi nasional yang stabil, namun terus beradaptasi mengikuti format yang berkembang dan kebutuhan publik. Bentuk huruf disusun agar komponennya terasa saling terhubung dan mendukung—metafora yang disengaja untuk praktik pengelolaan yang selaras di berbagai unit dan fungsi kearsipan.

Untuk kebutuhan praktis dalam alur kerja desain, banyak orang mencari logo Arsip Nasional (ANRI) dalam format vector yang bisa diedit; kata kunci seperti “Arsip Nasional (ANRI) SVG” secara alami mencerminkan kebutuhan reproduksi yang tetap presisi pada berbagai skala untuk papan nama, alat tulis, hingga antarmuka digital.

Evolusi Logo

Seperti banyak institusi publik, bahasa identitasnya cenderung berkembang melalui penyempurnaan, bukan perubahan besar. Sistem saat ini sejalan dengan pergeseran umum pada branding pemerintahan: mengarah ke geometri yang bersih, tipografi sans-serif modern, serta bentuk yang disederhanakan agar konsisten tampil baik di media cetak maupun layar.

Dari perspektif sejarawan desain, evolusi kunci pada emblem ini bukan soal mengubah makna institusi, melainkan menstandarkan makna tersebut—memperketat proporsi, meningkatkan keterbacaan, dan memastikan logo tetap kuat pada ukuran kecil (ikon web, header dokumen) maupun aplikasi besar (signage gedung, backdrop seremonial). Penekanan pada kejelasan dan kemudahan reproduksi juga selaras dengan kebutuhan praktis dunia kearsipan: konsistensi, klasifikasi, dan koherensi sistem.

Jika Anda membandingkan file untuk berbagai penggunaan—seperti cetak, presentasi, atau overlay web—pengguna sering mencari versi “Arsip Nasional (ANRI) PNG” untuk penempatan cepat, terutama saat membutuhkan transparansi atau tanpa background pada desain berlapis.

Palet Warna Arsip Nasional (ANRI)

Paletnya dibangun dari blue gradient yang dipadukan dengan old gray yang pekat. Dalam sistem identitas institusional, biru kerap mengomunikasikan kepercayaan, keamanan, dan kebijaksanaan—atribut penting bagi organisasi yang bertugas melindungi catatan sensitif sekaligus membuka akses publik. Abu-abu berperan sebagai penyeimbang yang menegaskan stabilitas, keseriusan, dan perlindungan.

  • Blue 1 (CMYK 100/20/0/0; RGB 0/149/218): Hex #0095DA
  • Blue 2 (CMYK 100/0/0/0; RGB 0/175/239): Hex #00AFEF
  • Blue 3 (CMYK 40/0/0/0; RGB 145/216/239): Hex #91D8EF
  • Old Gray (CMYK 0/0/0/90; RGB 63/63/64): Hex #3F3F40

Gradasi biru menciptakan kesan dimensi dan kesinambungan—metafora visual yang tepat untuk sebuah timeline—sementara abu-abu mengokohkan identitas dengan wibawa administratif. Saat mereproduksi logo di berbagai media, referensi warna ini membantu menjaga output yang konsisten di proses cetak maupun ruang warna digital.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1) Apakah saya boleh menggunakan logo Arsip Nasional (ANRI) untuk keperluan komersial?

Karena ini adalah identitas visual resmi pemerintah, penggunaan komersial dapat memerlukan izin. Untuk lisensi atau persetujuan, sebaiknya ajukan permintaan tertulis melalui kanal resmi ANRI atau kantor komunikasi pemerintah terkait.

2) Format file apa saja yang tersedia?

Opsi unduhan yang umum mencakup PNG untuk penggunaan digital yang cepat dan SVG sebagai format vector yang scalable untuk kebutuhan desain profesional serta produksi cetak.

3) Apa arti simbol pada emblem tersebut?

Simbol tersebut merepresentasikan perpaduan yang disederhanakan antara penyimpanan arsip dan garis waktu sejarah. Baris-baris berulang menggambarkan catatan yang tertata dari waktu ke waktu, sementara garis lengkungnya merujuk pada berbagai jenis media, termasuk dokumen kertas dan format audiovisual.

4) Font apa yang dikaitkan dengan logotype?

Deskripsi resminya umumnya merujuk pendekatan sans-serif modern. Identitas ini mencatat penggunaan Futura MD BT untuk kesan modern dan efisien, serta juga mendeskripsikan wordmark menggunakan Gotham Medium dengan perlakuan light-italic agar terasa kokoh namun tetap dinamis.

5) Mengapa identitas ini memakai blue gradient dan dark gray?

Warna biru mengomunikasikan keamanan, ketenangan, kebenaran, dan kebijaksanaan—asosiasi penting bagi otoritas kearsipan nasional—sementara dark gray menegaskan keseimbangan dan perlindungan. Keduanya membangun kesan tepercaya sekaligus menjaga keterbacaan sistem pada berbagai aplikasi formal pemerintahan.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Lembaga Pemerintah