Badan Informasi Geospasial (BIG)
Lembaga Pemerintah
Informasi Brand
3+ Logo Badan Informasi Geospasial (BIG) PNG & SVG Vector Kualitas HD


Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Badan Informasi Geospasial (BIG) PNG serta format SVG untuk berbagai kebutuhan desain. Tersedia juga file PNG dengan Latar Belakang Transparan (Transparent Background) dalam kualitas HD yang dapat Anda unduh gratis.
Download Logo Badan Informasi Geospasial (BIG) PNG
Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:
| File Name | Badan Informasi Geospasial (BIG) |
| File Type | PNG, SVG |
| File Size | 18 KB - 240 KB |
Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh Logo Badan Informasi Geospasial (BIG) atau link yang tersedia tidak bisa diakses, Anda dapat melaporkannya melalui halaman Hubungi Kami.
About Badan Informasi Geospasial (BIG)
Badan Informasi Geospasial (umumnya disingkat BIG) adalah otoritas informasi geospasial nasional Indonesia sekaligus lembaga pemerintah non-kementerian. BIG menjalankan fungsi pemerintahan di bidang informasi geospasial—payung besar yang mencakup pemetaan dasar, kerangka referensi geodesi, standardisasi data, serta pengelolaan dataset spasial otoritatif yang mendukung layanan publik dan pembangunan nasional.
Secara historis, institusi ini berakar dari Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional), lembaga pendahulu yang berfokus pada koordinasi survei dan pemetaan nasional. BIG terbentuk sebagai bagian dari modernisasi tata kelola data spasial Indonesia, menyatukan produksi, standardisasi, dan diseminasi geospasial dalam satu identitas dan mandat. Dalam praktiknya, BIG berada di simpul antara sains, infrastruktur, dan kebijakan: membantu penanggulangan bencana memahami kondisi medan, memungkinkan perencana menyelaraskan tata guna lahan dengan batas legal, serta mendukung transformasi pemerintahan digital melalui data lokasi yang interoperabel.
Sebagai brand sektor publik, reputasinya dibangun dari nilai yang teknis sekaligus bersifat layanan: akurasi (pengukuran yang tepercaya), standardisasi (rujukan nasional yang konsisten), keterbukaan (akses data sesuai ketentuan), dan pelayanan (mendukung instansi, peneliti, dan masyarakat). Di era ketika aplikasi navigasi, program ketahanan iklim, hingga proyek infrastruktur nasional bergantung pada koordinat yang andal, peran BIG menjadi fondasi penting—meski sering bekerja “di balik layar”.
Meaning and History of the Badan Informasi Geospasial (BIG) Logo
Identitas visual instansi pemerintah umumnya mengutamakan wibawa, keterbacaan, dan kesinambungan. Emblem resmi BIG dirancang untuk menghadirkan kepercayaan institusional sekaligus mereferensikan disiplin yang diwakilinya: pengukuran dan pemetaan Bumi. Walau detail penerapan dapat bervariasi di berbagai media (papan nama, dokumen, portal digital), konsep intinya biasanya menggabungkan bahasa visual pemetaan (grid, kontur, atau penanda koordinat) dengan isyarat institusional nasional (geometri formal, bingkai emblematis, dan tipografi yang tegas serta tertata).
Dari perspektif sejarah desain, logika visual emblem ini mengikuti semiotika geospasial yang umum:
- Motif Bumi dan orientasi: Bentuk melingkar atau orbital sering mengisyaratkan globe, satelit, atau geodesi—menegaskan bahwa institusi bekerja dengan sistem referensi nasional dan pengukuran bumi.
- Referensi grid/koordinat: Garis atau struktur geometris membangkitkan asosiasi pada grid peta, kerangka datum, serta presisi ilmu survei.
- Keseimbangan institusional: Simetri dan bentuk yang “mengunci” (perisai, lingkaran, atau tanda yang terkomposisi) menyiratkan status resmi dan stabilitas—penting bagi otoritas data nasional.
Wordmark pendampingnya biasanya menonjolkan kejelasan dibanding gaya dekoratif. Sans-serif yang bersih atau perlakuan tipografi resmi yang sangat terbaca membantu nama tetap jelas pada ukuran kecil di peta dan formulir, namun tetap terasa formal pada signage dan materi seremonial. Dalam banyak sistem pemerintahan, konsistensi tipografi juga membantu menyatukan sub-unit dan departemen dalam satu arsitektur brand negara.
Bagi kreator dan peneliti yang membutuhkan reproduksi yang rapi, versi Badan Informasi Geospasial (BIG) SVG ideal untuk skala tajam di laporan dan presentasi. Sementara itu, kata kunci Badan Informasi Geospasial (BIG) PNG sering dicari saat pengguna ingin cepat menempatkan logo pada slide, dokumen, atau layout web dengan setup minimal.
Evolution of the Logo
Perubahan paling bermakna dalam cerita identitas ini bukan sekadar estetika—melainkan institusional. Transisi dari Bakosurtanal ke BIG mencerminkan modernisasi dari “koordinasi survei dan pemetaan” menuju otoritas informasi geospasial yang lebih komprehensif, sejalan dengan tren global ketika lembaga pemetaan nasional memperluas peran ke standardisasi, integrasi data, dan interoperabilitas lintas sektor.
Seiring peran organisasi yang makin luas, sistem identitas juga harus tampil konsisten di lebih banyak kanal: peta cetak, dokumen standar teknis, layanan web, dan komunikasi publik. Dari waktu ke waktu, logo instansi pemerintah biasanya mengalami penyempurnaan yang hati-hati, bukan redesign besar-besaran. Penyempurnaan tersebut dapat mencakup:
- Peningkatan kegunaan digital: menyederhanakan detail halus agar emblem tetap terbaca pada ukuran favicon atau layar mobile.
- Standarisasi tata letak: jarak yang konsisten antara emblem dan wordmark untuk template resmi.
- Kontrol reproduksi yang lebih baik: menetapkan versi yang jelas untuk cetak monokrom, stempel, serta kebutuhan kontras aksesibilitas.
Jika Anda membandingkan file dari sumber yang berbeda, prioritaskan versi yang digunakan pada kanal resmi dan pastikan proporsi, jarak, serta warna sesuai template pemerintah terbaru. Jika ragu, file master berbasis Vector biasanya memberikan reproduksi paling akurat untuk kebutuhan profesional.
Badan Informasi Geospasial (BIG) Color Palette
Tidak ada kode hex warna brand yang disertakan pada brief sumber, dan emblem pemerintah bisa diterapkan dengan sedikit variasi tergantung standar cetak, produksi kain, atau template digital. Namun, lembaga geospasial sering menggunakan palet yang secara simbolik terkait dengan daratan, lautan, dan atmosfer—umumnya biru (laut/langit, kepercayaan), hijau (daratan, lingkungan), serta warna netral untuk kesan institusional.
Bagi desainer yang memerlukan perkiraan kerja untuk mockup (bukan pengganti spesifikasi resmi), palet berikut dapat menjadi baseline praktis yang selaras dengan bahasa visual pemerintahan-geospasial:
- Deep Blue: #0B4F9E (wibawa, geografi maritim, reliabilitas data)
- Forest Green: #1F7A3A (daratan, keberlanjutan, pemetaan wilayah)
- Dark Neutral: #1E1E1E (teks, keterbacaan tinggi)
- White: #FFFFFF (kejernihan, standar dokumen)
Note: Untuk penggunaan regulatif, seremonial, atau kebutuhan publik ber-visibilitas tinggi, pastikan nilai warna dan aturan pemakaian yang tepat melalui panduan brand resmi atau dokumentasi pemerintah yang berwenang sebelum produksi.
Frequently Asked Questions
1) Can I use the Badan Informasi Geospasial (BIG) logo for commercial purposes?
Karena ini adalah identitas resmi pemerintah, penggunaan komersial dapat dibatasi. Jika Anda membutuhkannya untuk kampanye, kemasan produk, endorsement, atau promosi berbayar, mintalah izin tertulis melalui jalur resmi yang tepat dan ikuti pedoman penggunaannya.
2) What file formats are available?
Di halaman ini, opsi download yang umum tersedia adalah PNG dan SVG, mencakup kebutuhan raster untuk penggunaan cepat serta workflow Vector yang dapat diskalakan.
3) What is the difference between PNG and SVG for this emblem?
PNG berbasis piksel dan paling cocok untuk penempatan cepat di dokumen, halaman web, dan presentasi—sering kali dengan latar transparan. SVG adalah format Vector yang tetap tajam saat diperbesar untuk cetak ukuran besar, signage, dan layout profesional tanpa kehilangan ketajaman.
4) What does the symbol generally represent in a geospatial authority’s visual identity?
Umumnya, simbol merujuk pada Bumi, pengukuran, dan sistem pemetaan—menggunakan struktur geometris untuk mengisyaratkan koordinat, presisi, dan cakupan nasional. Komposisi keseluruhannya menandakan bahwa institusi adalah pengelola tepercaya untuk referensi spasial otoritatif dan informasi pemetaan.
5) When did the institution shift from Bakosurtanal to BIG, and did the branding change?
Perubahan tersebut mencerminkan restrukturisasi kelembagaan dari identitas Bakosurtanal menjadi BIG sebagai otoritas informasi geospasial nasional. Pembaruan branding dalam konteks pemerintahan biasanya menekankan kesinambungan: nama dan sistem emblem disesuaikan dengan mandat baru sambil mempertahankan karakter visual yang resmi dan stabil untuk pengenalan publik jangka panjang.
Konten Dibuat oleh AI
Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.