Z
Zonalogo
Beranda Lembaga Pemerintah Badan Narkotika Nasional (BNN)
Badan Narkotika Nasional (BNN) logo

Badan Narkotika Nasional (BNN)

Lembaga Pemerintah

5.0(388)
bnn.go.id

Informasi Brand

Negara Indonesia
Dilihat 10
Diunduh 0
Aset 2
Diperbarui 28 Februari 2026

2+ Logo Badan Narkotika Nasional (BNN) PNG & SVG Vector Kualitas HD

download logo Badan Narkotika Nasional (BNN) dark svg
svgdark
logo
download logo Badan Narkotika Nasional (BNN) dark png
pngdark
logo

Selamat datang di Zona Logo. Di sini Anda bisa Download Logo Badan Narkotika Nasional (BNN) PNG serta versi SVG untuk kebutuhan digital maupun cetak. Tersedia juga logo PNG dengan Latar Belakang Transparan (Transparent Background) beresolusi tinggi (HD) yang bisa Anda unduh gratis.

Download Logo Badan Narkotika Nasional (BNN) PNG

Silakan pilih file di atas sesuai kebutuhan Anda, lalu tekan tombol download untuk mendapatkan file yang diinginkan:

Nama File Badan Narkotika Nasional (BNN)
Jenis File PNG, SVG
Ukuran File 18 KB - 240 KB

Jika Anda mengalami kendala saat mengunduh Logo BNN atau tautan yang tersedia tidak dapat diakses, Anda dapat melaporkannya melalui halaman Hubungi Kami.

Tentang Badan Narkotika Nasional (BNN)

Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah lembaga nasional Indonesia yang memimpin respons negara terhadap ancaman narkotika—mencakup pencegahan, pemberdayaan masyarakat, koordinasi rehabilitasi, serta dukungan penegakan hukum terhadap peredaran gelap narkotika, prekursor, dan zat adiktif lainnya (di luar tembakau dan alkohol). Sebagai Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK), BNN memiliki kewenangan nasional dan dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Landasan hukum lembaga ini kuat, terutama berakar pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang menjadi kerangka kebijakan, koordinasi lintas instansi, serta program nasional. Secara kelembagaan, BNN berkembang dari badan non-struktural yang dibentuk melalui Keputusan Presiden No. 17 Tahun 2002, lalu disempurnakan dalam Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2007—perubahan yang mencerminkan meningkatnya fokus Indonesia pada kapasitas institusi, kejelasan operasional, dan akuntabilitas dalam menghadapi tantangan terkait narkoba.

Dari perspektif brand, identitas BNN perlu menyeimbangkan dua dimensi penting: otoritas (sebagai institusi negara) dan kepercayaan publik (sebagai organisasi yang hadir di tengah masyarakat melalui edukasi pencegahan dan dukungan pemulihan). Peran ganda ini memengaruhi cara identitas visualnya dipersepsikan: harus terasa resmi, tegas, dan berwibawa—namun tetap jelas terbaca dan mudah diaplikasikan untuk kampanye edukasi, kanal digital, seragam, signage, hingga dokumen formal.

Makna dan Sejarah Logo Badan Narkotika Nasional (BNN)

Seperti banyak instansi pemerintah di Indonesia, lambang resmi dan wordmark dirancang bukan semata sebagai “aset pemasaran”, melainkan sebagai simbol negara—penanda visual atas legitimasi, mandat, dan tugas pelayanan publik. Konstruksi keseluruhannya umumnya mengutamakan simetri, keseimbangan bergaya heraldik, serta hierarki yang jelas: sebuah emblem utama (tanda otoritatif) yang didukung identifikasi tipografi (tanda administratif).

Dari sudut sejarah desain, sistem identitas sektor publik Indonesia sering mengacu pada kosakata visual yang serupa: simbol nasional, segel kelembagaan, serta perlakuan tipografi formal yang menekankan pengenalan (recognition) dibanding estetika yang mengikuti tren. Pendekatan ini membantu simbol tetap stabil lintas dekade—penting bagi institusi publik yang kredibilitasnya sangat terkait dengan konsistensi dan keberlanjutan.

Dalam kacamata semiotika, emblem berfungsi sebagai janji perlindungan dan tata kelola. Sebuah tanda pemerintah umumnya menyampaikan: “Pesan ini resmi,” “Program ini disahkan,” dan “Tindakan ini dapat dipertanggungjawabkan.” Untuk otoritas anti-narkotika, makna tersebut meluas—menandakan kewaspadaan, keselamatan publik, dan ketahanan sosial. Karena itu, dalam komunikasi publik, emblem kerap dipasangkan dengan layout yang terstruktur dan penggunaan warna yang formal: identitas harus terbaca kredibel dalam konteks hukum maupun edukasi.

Bagi pengguna yang mencari aset digital, pencarian seperti logo Badan Narkotika Nasional biasanya berangkat dari kebutuhan praktis: menempatkan emblem pada laporan, mencetak spanduk kegiatan sosialisasi, atau menyiapkan materi pelatihan. Dalam situasi ini, file yang bersih, beresolusi tinggi, serta proporsi yang akurat sangat penting untuk menjaga integritas emblem resmi.

Evolusi Logo

Berbeda dengan brand komersial yang sering melakukan pembaruan, identitas visual pemerintah umumnya berkembang dalam langkah yang terukur dan selaras kebijakan. Penyesuaian biasanya terkait standardisasi, bukan “rebranding” total—misalnya penyempurnaan proporsi, peningkatan keterbacaan, atau konsistensi reproduksi di media cetak dan digital.

Perkembangan kelembagaan BNN—dari pembentukan melalui keputusan presiden tahun 2002 hingga konsolidasi regulasi berikutnya (termasuk peraturan presiden 2007 dan UU narkotika 2009)—mencerminkan tonggak tata kelola yang sering mendorong pengetatan sistem identitas. Dalam praktiknya, ini dapat berarti penerapan emblem yang lebih konsisten di kantor-kantor wilayah, aturan penggunaan yang lebih jelas, serta standar produksi yang lebih baik untuk seragam, signage, dan dokumen resmi.

Di era komunikasi multi-platform, “evolusi” yang paling terasa sering bukan pada simbolnya, melainkan cara penyajiannya: file digital yang distandardisasi, master vector yang lebih rapi, dan layout responsif untuk web serta mobile. Di sinilah kebutuhan akan Badan Narkotika Nasional (BNN) SVG atau vector format yang disiapkan dengan benar menjadi krusial—terutama untuk cetak ukuran besar dan tampilan layar yang tetap tajam.

Palet Warna Badan Narkotika Nasional (BNN)

Nilai warna brand resmi tidak disertakan pada konteks sumber. Untuk instansi pemerintah, warna biasanya ditetapkan melalui pedoman internal atau referensi reproduksi yang distandardisasi, dan dapat sedikit bervariasi tergantung media (cetak vs. digital) serta aplikasi yang diizinkan (emblem saja vs. lockup lengkap).

Berikut adalah palet referensi praktis yang sering diasosiasikan dengan emblem institusional Indonesia (untuk membantu pendekatan tampilan di layar). Untuk penggunaan yang sensitif secara hukum, selalu konfirmasikan dengan brand manual resmi atau artwork yang telah disahkan.

Biru Tua Utama #0B2E6D Otoritas, stabilitas, kredibilitas negara
Emas Institusional #D4AF37 Pelayanan, martabat, pengakuan formal
Putih Netral #FFFFFF Kejelasan, keterbacaan, kerapian administratif
Hitam Pekat #111111 Kontras teks, keseriusan, nuansa legal

Saat menyiapkan aset seperti BNN PNG dengan transparent background, pastikan kontras tetap kuat pada permukaan terang maupun gelap, serta hindari perubahan warna yang tidak disetujui karena dapat mengurangi karakter formal dari emblem.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apakah saya boleh menggunakan logo Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk tujuan komersial?

    Untuk penggunaan komersial, sebaiknya Anda meminta izin melalui kanal resmi yang berwenang. Emblem pemerintah dapat dilindungi dan tunduk pada peraturan, terutama bila digunakan untuk iklan, kemasan produk, atau bentuk endorsement.

  • Format file apa saja yang tersedia?

    Opsi unduhan yang umum adalah PNG untuk penggunaan cepat di dokumen dan presentasi, serta SVG untuk reproduksi yang scalable dan berkualitas tinggi di media cetak maupun digital.

  • Mengapa desainer lebih memilih SVG atau file vector lain untuk emblem resmi?

    File vector dapat diperbesar tanpa kehilangan ketajaman, sehingga ideal untuk signage formal, spanduk berukuran besar, dan reproduksi segel yang detail. Format ini juga membantu menjaga proporsi dan kualitas garis tetap konsisten.

  • Apa makna emblem sebagai identitas visual?

    Emblem resmi menyampaikan otoritas negara dan akuntabilitas publik. Dalam konteks pencegahan serta penindakan narkotika, emblem juga menandakan kewaspadaan, perlindungan, dan aksi nasional yang terkoordinasi—sinyal penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

  • Apakah ada font resmi tertentu yang digunakan pada wordmark?

    Banyak identitas pemerintah Indonesia menggunakan tipografi sans-serif yang sangat terbaca atau serif formal untuk kejelasan administratif. Jika Anda membutuhkan spesifikasi tipografi yang tepat, rujuk pedoman penggunaan resmi atau aset brand yang disahkan agar tidak terjadi perbedaan bentuk huruf.

Catatan: Saat menggunakan emblem resmi dalam laporan, materi edukasi, atau kebutuhan event, utamakan akurasi: jangan meregangkan, menggambar ulang, menambahkan efek, atau meletakkannya di atas latar yang terlalu ramai. Ini menjaga integritas identitas visual dan mengurangi risiko misrepresentasi.

Konten Dibuat oleh AI

Deskripsi ini dibuat oleh AI dan mungkin mengandung ketidakakuratan.

Lainnya dari Lembaga Pemerintah