Lambang Kota Sungai penuh
Jambi, Indonesia21

Lambang Kota Sungai penuh
Download PNG
Ukuran PNG
Pratinjau gagal dimuat. Silakan coba lagi.
Informasi File
- Format
- PNG
- Terakhir diperbarui
- 14 Okt 2026
Lambang Kota Sungai penuh memuat stilasi atap rumah adat, masjid beratap tiga, gong, padi dan kapas, serta aksara Incung. Beberapa unsur tersebut mengandung makna adat, kesejahteraan, dan identitas budaya masyarakat setempat.
- Bingkai atas: Bentuk figura di bagian atas diambil dari stilasi atap rumah adat khas Kota Sungai Penuh.
- Masjid beratap tiga: Tiga atap melambangkan tiga filosofi kehidupan masyarakat, yaitu beriman kepada Allah SWT, persatuan empat kaum, dan tiga pusaka yang dijaga masyarakat.
- Delapan pintu masjid: Pintu-pintu ini menyimbolkan Delapan Pucuk Larangan dan Undang-undang yang Delapan dalam adat setempat, sekaligus merepresentasikan tanggal 8 sebagai tanggal terbentuknya kota.
- Gong dan garis gema: Gong melambangkan masyarakat yang menjunjung tinggi dan menjaga kebudayaan serta tradisi bermusyawarah untuk mufakat. Sebelas garis gema gong menyimbolkan bulan terbentuknya kota, yaitu November.
- Padi dan kapas: Dua puluh butir padi dan delapan buah kapas melambangkan harapan serta cita-cita pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan sandang dan pangan. Jumlah tersebut juga mencerminkan tahun kelahiran kota, 2008.
- Aksara Incung: Sistem tulisan kuno warisan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh ini menjadi simbol identitas budaya Melayu Tua.
- Semboyan: “Sahalun suhak, salatuh bdei” merupakan motto dalam bahasa Kerinci yang bermakna kompak dan berlandaskan mufakat.
Penggunaan Lambang Kota Sungai penuh diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 tentang Lambang Daerah Kota Sungai Penuh.
Wilayah Induk
Lihat lambang wilayah administratif induk untuk daerah ini.
Lambang ini sudah usang atau salah?










